Home Berbol Pengurus Jakmania Tak Tanggung Jawab Bila Terjadi Kerusuhan

Pengurus Jakmania Tak Tanggung Jawab Bila Terjadi Kerusuhan

1504

bobotoh-persib-bandung

Berbol.com – Sore hari nanti para Bobotoh akan menyerbu Stadion Gelora Bung Karno. Jakmania pun tak tinggal diam, Jakmania juga mengarahkan untuk antisipasi kerusuhan yang akan terjadi di Ibu Kota nanti.

Pengurus Pusat Jakmania, kelompok pendukung klub sepak bola Persija Jakarta, mengaku tidak sudi jika Final Piala Presiden, yang mempertemukan Persib Bandung dengan Sriwijaya FC, digelar di Stadion Utama Glora Bung Karno, Jakarta.

Laga final Piala Presiden rencananya digelar Minggu (18/10/2015) besok dan puluhan ribu bobotoh – julukan pendukung Persib – termasuk para Viking (pendukung ultra-fanatik Persib), rencananya akan mulai berdatangan ke Jakarta untuk menyaksikan laga itu.

Ya kita tahu semua bahwa hubungan antara bobotoh dan Jakmania dalam beberapa tahun terakhir memang buruk dan keduanya sering disebut sebagai musuh bebuyutan. Insiden terakhir terjadi pada akhir 2014 lalu, ketika rombongan bobotoh, yang usai menyaksikan Persib merebut gelar Indonesian Super League di Palembang, dilempari batu oleh Jakmania ketika melintasi Jakarta.

“Pengurus Pusat The Jakmania sudah berusaha keras, melakukan segalanya agar Final Piala Presiden tidak dilangsungkan di Jakarta,” kata Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad kepada Suara.com, Sabtu (17/10/2015).

Ia mengatakan bahwa PP Jakmania sudah mengeluarkan keputusan resmi yang salah satu isinya menyatakan bahwa pihak-pihak yang memutuskan Final Piala Presiden digelar di Jakarta telah menunjukkan sikap egois.

“Segala usaha yang dilakukan terbentur pada keegoisan beberapa pihak, sehingga sudah diputuskan oleh panitia bahwa Final Piala di Jakarta. Oleh karena itu, Pimpinan Pusat The Jakmania menghimbau seluruh anggota untuk tidak hadir di SUGBK saat Final Piala Presiden nanti,” bunyi pernyataan tersebut.

Richard juga mengatakan bahwa segala bentuk “aksi pribadi” akan menjadi tanggung jawab sendiri dan PP Jakmania menolak bertanggung jawab.

“Pimpinan Pusat The Jakmania meminta kepada seluruh supporter yang hadir di GBK untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, juga dilarang keras untuk melakukan tindakan provokasi dalam bentuk apapun baik nyanyian maupun tulisan,” isi pernyataan itu lebih lanjut. (Nur Habibie)

Baca juga :

puluhan ribu bobotoh menuju jakarta