Home Berbol Iwan Setiawan : ” PS. TNI Hanya Klub Amatir “

Iwan Setiawan : ” PS. TNI Hanya Klub Amatir “

1502
Menyebarkan psywar sebelum pertandingan yang akan di lakoni
Menyebarkan psywar sebelum pertandingan yang akan di lakoni

Berbol.com – Iwan Setiawan, baru-baru ini dikenal sebagai karakter yang sering mengomentari lawan timnya sebelum bertanding. Ia selalu melakukan sensasi sebelum pertandingan di mulai.

Hal itu seperti yang ditunjukkan mantan pelatih Persija Jakarta tersebut dengan melepas psywar terhadap Persib Bandung ketika Borneo FC bertemu Maung Bandung di babak perempat final Piala Presiden 2015 lalu.

Dia adu argumen dengan pelatih Persib Bandung Djajang sebelum pertandingan di mulai dan seusai pertandingan, aksi dari kedua pelatih pada saat itu mirip dengan aksi pelatih dari luar negeri, mereka berdua sama seperti Jose Mourinho dan Arsene Wenger.

Tak hanya Persib yang di serang, Iwan Setiawan ternyata juga menyerang lawan Borneo FC lainnya di Piala Jenderal Sudirman, PS TNI.¬†“PS TNI hanya klub amatir. Jadi, tidak perlu dipikirkan. Jelas mereka akan sering mengalami kekalahan di Piala Jenderal Sudirman,” ungkap Iwan.

Lebih lanjut, Iwan memprediksi permainan PS TNI hampir sama seperti PSMS Medan. Pasalnya, para pemain PS TNI dihuni sebagian besar pemain tim Ayam Kinantan yang beranggotakan TNI AD, seperti Manahati Lestusen, Abduh Lestaluhu, Ravi Murdianto, Wawan Febriyanto, Dimas Drajad, dan Ahmad Nufiandani. Apalagi, PS TNI akan dilatih oleh pelatih PSMS, Suharto AD berduet dengan Edy Syahputra.

“Permainan mereka tidak terlalu bagus. Pasti hampir mirip dengan PSMS Medan di Piala Kemerdekaan. Tidak ada istimewanya,” kata Iwan.

Borneo FC akan menghadapi PS TNI di laga perdana Grup C Piala Jenderal Sudirman, Rabu (18/11/2015). Selain Tim Pesut Etam dan PS TNI, Grup C babak penyisihan Piala Jenderal Sudirman dihuni oleh Surabaya United, Persib Bandung, dan Persela Lamongan.

Saat itulah bisa dibuktikan apakah ucapan Iwan hanya sekadar bicara ataukah sebaliknya tim lawan makin termotivasi karena mendapat “perhatian istimewa” dari pelatih Pusamania Borneo FC itu.