Home Berbol Loket Tiket Tak Memadai, Aremania Terpaksa Mengular

Loket Tiket Tak Memadai, Aremania Terpaksa Mengular

824

arema vs borneo Fc

Berbol.com – Solidaritas pendukung Arema Malang memang perlu diacungi jempol. Tim kesayangan mereka yang lolos ke babak semifinal Piala Jendral Sudirman didukung habis-habisan oleh Aremania. Mereka menyerbu kantor managemen Arema seketika untuk mendapatkan tiket laga si Singo Edan.

Tidak tanggung-tanggung bahkan antrean Aremania sampai mengular panjang. Terlihat banyak yang masih menggunakan seragam juga ikut mengantre, padahal pada Jumat (15/1) lalu masih merupakan jam siswa sekolah. Mereka memaparkan jika mereka memang membolos untuk mendapatkan tiket laga Arema.

“Kalau menunggu pulang sekolah pasti tidak kebagian tiket. Jadi bolos saja sehari demi tiket nonton Arema,” terang seorang siswa yang terlihat mengantre tiket Arema.

Kantor managemen Arema sudah diserbu ratusan Aremania semenjak pagi. Padahal sampai jam 8 pagi saja loket penjualan tiket belum dibuka. Terlihat antrean panjang dari depan loket hingga ke jalanan luar kantor Arema.

Bagi para pelajar membolos satu kali demi mendukung tim kesayangan mereka bukanlah suatu masalah. Megantre dengan jujur untuk mendapatkan satu tiket merupakan sebuah kebanggaan tersendiri yang mampu dibuktikan seorang pendukung kepada klub idolanya.

“Lumayan lama antrenya. Kaki sampai kesemutan karena banyak yang menerobos. Ya begini nasib pelajar, selalu disepelekan. Tapi demi Arema saya rela bolos dan antri seperti ini karena itu sebuah kebanggaan,” lanjutnya.

Dalam antrean panjang tersebut, para Aremania hanya mendapatkan kwitansi tanda pembelian tiket. Sementara untuk tiket aslinya didapatkan pada pagi hari sebelum laga dimulai dengan tiket masuk asli. Tentunya antrean panjang juga terjadi saat penukaran tiket masuk ke stadion.

Managemen Arema menuturkan jika penjualan tiket Arema sudah dibuka sejak hari Selasa (12/1). Selama empat hari, kurang lebih 4.500 tiket habis terjual tanpa sisa. Ini membuat beberapa karyawan managemen Arema mengeluh kewalahan menangani Aremania yang berjubal di depan pintu loket. Menurut penuturan karyawan, hal tersebut disebabkan karena jumlah loket tiket tidak sepadan dengan jumlah Aremania yang datang membeli tiket.

“Kuota tiket box di kantor Arema dan loketnya harus lebih banyak. Biar antreannya tidak panjang,” pungkas salah satu karyawan managemen Arema.