Home Berbol Arema Gagal Ke Senayan, Joko Susilo Siap Dilengserkan

Arema Gagal Ke Senayan, Joko Susilo Siap Dilengserkan

938

45.000-Tiket-Terjual-Habis-Aremania-Padati-Stadion-Kanjuruhan-Demi-Arema-Cronus

Berbol.com – Kekalahan Arema Cronus atas lawatan Mitra Kukar kemarin malam, Minggu (17/1) di Stadion Kanjuruhan Malang masih menjadi perbincangan hinga hari ini. Arema mengganjal Mitra Kukar dengan hasil imbang 3-3 yang kemudian dilanjutkan dnegan babak penalti.

Menyakitkan, Arema harus puas dengan 2 gol yang dicetak oleh Esteban Vizcara dan Samsul Arif, sementara Mitra Kukar keluar sebagai pemenang dengan 3 gol yang dilayangkan Patrick Cruz Dos Santos, Rodrigo Dos Santos, dan Zulkifli Syukur.

Kekalahan Arema kali ini sungguh menampar sang pelatih, Joko Susilo. Ini merupakan kali ke dua Joko gagal membawa Arema menembus final. Piala Jendral Sudirman pun hanya jadi impian oleh tim yang berjuluk Singo Edan tersebut.

“Ini salah pelatihnya. Saya siap dievaluasi. Diganti juga siap,” ungkap Joko Susilo usai pertandingan.

Joko mengakui bahwa dirinya gagal mengontrol emosi para pemain. Awalnya Arema sempat unggul di babak pertama, namun anak-anak asuhnya justru terbawa emosi dan jatuh di babak akhir adu penalti. Ini menjadi kali kedua Arema gagal ke Jakarta setelah sebelumnya juga gagal di Piala Presiden melawan Sriwijaya FC.

“Di dua turnamen terakhir, kami hanya kalah sekali. Tapi kekalahan itu justru membuat gagal ke final,” tambah pelatih 46 tahun itu.

Kekecewaan mendera pelatih baru Arema tersebut. Sebelumnya saat pelatih yang lama, Suharno masih membimbing Arema, Singo Edan bahkan bisa menggondol trofi turnamen pramusim. Tak tanggung-tanggung tujuh piala mampu dibawa pulang ke markas tim kebanggaan Aremania.

Kepergian Suharno untuk selama-lamanya pada pertengahan Agustus 2015 lalu memang menyisakan kesedihan bagi Arema dan Aremania. Joko Susilo yang naik pangkat menggantikan posisi Suharno menjadi pelatih hingga kini belum membuat Dewi Fortuna menghampiri Arema.

Tentang pernyataan Joko yang mengatakan ia siap dilengserkan, pihak menejemen Arema Cronus belum memberikan tanggapan atas hal tersebut. Mungkin saja lambatnya evaluasi karena belum adanya pelatih pengganti yang bisa dicalonkan untuk menggantikan Joko Susilo.