Home Sports Persaingan Jadwal RCTI, SCTV, dan Trans7 Memperebutkan Hak Siar Liga Eropa

Persaingan Jadwal RCTI, SCTV, dan Trans7 Memperebutkan Hak Siar Liga Eropa

34281
Press Conference pihak pemegang hak siar
Press Conference pihak pemegang hak siar

Berbol.co.id – Bagi pecinta sepakbola, tidak ada tontontan yang lebih seru ketimbang Liga Eropa, entah itu Liga Inggris, Italia, Jerman, atau Spanyol. Namun, Liga Inggris menjanjikan pertandingan-pertandingan dengan tingkat kompetisi luar biasa. Tentu, hal ini disebabkan oleh banyaknya bintang-bintang sepakbola internasional yang memperkuat tim-tim di Liga Utama Inggris.

MNC Group menjadi grup televisi yang berhasil mendapatkan hak siar Liga Inggris atau yang lebih dikenal dengan Premiere League 2016/2017. Tentu saja, kesempatan ini menjadi momen sangat berharga bagi RCTI dan MNCTV untuk menuai perolehan iklan, sekaligus rating tentunya.

Tayangan Liga Inggris sangat berdekatan dengan siaran langsung Piala Eropa yang ditayangkan oleh RCTI di bulan Juni 2016 lalu, sehingga RCTI sangat beruntung karena mendapatkan hak siar dari pertandingan yang pasti menyedot perhatian khalayak ramai. Bahkan, jadwal RCTI dan MNCTV juga berhak menayangkan Premiere League hingga musim 2018/2019.

Tentu saja, grup MNC benar-benar memanfaatkan tayangan yang dinantikan ratusan juta pecinta sepakbola di Indonesia. Bisa jadi, hal ini menjadi ‘pukulan telak’ bagi Surya Citra Media Grup, yang sebelumnya memegang hak siar Liga Inggris. Seperti kita tahu, Surya Citra Media adalah induk dari dua stasiun televisi swasta ternama lainnya, yaitu Indosiar dan SCTV. Sebelumnya, SCTV dan Indosiar memang menjadi stasiun televisi yang menayangkan Liga Utama Inggris musim lalu.

Surya Citra Media Grup tentu tidak tinggal diam. Meski tidak lagi mendapatkan hak siar Liga Premiere, grup ini patut bangga karena hak siar Liga Spanyol dapat diraih. Liga Spanyol masih punya popularitas sangat bagus, karena adanya tiga tim raksasa yaitu Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid yang terus bersaing selama puluhan tahun. Liga Spanyol pun sudah bisa dinikmati pemirsa melalui jadwal SCTV dan Indosiar mulai 5 November 2016 lalu, sehingga pecinta sepakbola tanah air bisa mendapat tayangan sepakbola yang lebih bervariasi.

Pertandingan seru sepakbola Liga Eropa memang tidak didominasi oleh Liga Inggris dan Liga Spanyol. Masih ada dua negara di Eropa yang menjadi kiblat sepakbola dunia. Liga Italia dan Liga Jerman masih sangat memikat. Sebelumnya, pecinta Liga Italia sempat was-was karena tak ada sedikitpun kabar tentang stasiun televisi mana yang akan menayangkan Liga Italia. Hal ini memang cukup menyedihkan, mengingat Liga Italia adalah salah satu liga sepakbola yang sangat populer di Indonesia, sejak tahun 90an hingga tahun lalu.

Kini, hak siar Italia dipegang oleh SuperSoccerTV, yang hanya bisa diakses lewat internet. Kendati internet sudah dapat dinikmati dengan mudah oleh kebanyakan penduduk di Indonesia, absennya Liga Italia melalui tayangan langsung di jadwal TV nasional tentu sangat mengecewakan. Kabarnya, Liga Italia kini tidak terlalu diminati oleh banyak stasiun televisi.

Namun demikian, pecinta Liga Italia masih dapat menyaksikan beberapa laga yang dianggap seru, terutama laga derbi. Salah satunya adalah pertandingan antara AC Milan melawan Inter Milan pada 20 November 2016, dimana SuperSoccerTV bekerja sama dengan Trans7 untuk menayangkannya secara langsung. Rencananya, jadwal Trans7 masih akan menyiarkan berapa pertandingan di Liga Italia, yang berpotensi menarik banyak penonton, terutama pertandingan yang mempertemukan tim-tim raksasa.

Meskipun Trans7 tak mendapat hak siar pertandingan liga sepakbola Eropa, namun stasiun televisi ini tetap percaya diri dengan mengandalkan siaran langsung MotoGP, yang tak kalah populer dibandingkan siaran langsung sepakbola. Memang, tayangan langsung MotoGP selama ini selalu diminati, dan Trans7 telah melakukan langkah yang sangat tepat dengan berhasil memenangkan hak siar balapan motor bergengsi ini.

Memang, berkurangnya tayangan sepakbola bergengsi dari tanah Eropa patut disayangkan. Tetapi, hal ini mungkin tak dapat dihindarkan, mengingat nilai hak siar yang begitu tinggi. Padahal, jumlah pecinta sepakbola di Indonesia yang tidak dapat mengakses live streaming siaran olahraga favorit mereka justru jauh lebih banyak daripada mereka yang dapat menikmati tayangan langsung dari internet berkecepatan tinggi. Semoga saja, liga-liga Eropa seperti Liga Italia dan Liga Jerman kembali dapat ditayangkan di stasiun televisi nasional kita.